Pesona Pantai Selatan Ngliyep
Siapa sih yang nggak tahu kalau Malang terkenal sebagai surga wisata di Jawa Timur. Berbagai jenis obyek wisata mulai dari yang masih alami hingga buatan tersebar di seluruh wilayah Desa Kedungsalam Kabupaten dan Kota Malang, nggak terkecuali dengan Pantai Ngliyep ini.
Salah satu pantai di bagian selatan Kabupaten Malang ini menawarkan pesona eksotis dengan hamparan pasir putih dan desiran ombak yang tenang. Area pantai ini juga cukup luas dan dikelilingi oleh tebing karang yang curam.
Nggak cukup sampai pesona aja, pantai ini juga terdapat tradisi yang bernama Labuhan, apasih Labuhan itu menurut Bapak Misdi Selaku kepala desa Kedungsalam yang menceritakan sejarah awal tradisi labuhan gunung kombang kenapa bisa ada di lingkungan masyarakat desa kedungsalam hingga sekarang.
“tradisi labuhan ya mas menurut saya itu sebagai cara kita masyarakat desa berdoa dan memohon diberi kan yang terbaik dalam hidup, didesa kedungsalam pelaksanakan tiap tahun nya, jadi tradisi ini pertama kali itu ada tahun 1913, pas tahun itu mendengar sejarah dari sesepuh desa itu karna ada penyakit yang menimpa masyarakat desa kedungsalam mas, itu namanya pagubuluk safar, karna pagubluk safar itu tradisi ini dilaksanakan, waktu ada namanya eyang atun ya mas cikal bakal dari tradisi labuhan ini dapat petunjuk itu melakukan tradisi labuhan ini, tiap tahun kita pihak desa, pihak keluarga ahli waris, dan masyarakat desa pasti melaksanakan tradisi labuhan ini mas, menurut saya mas tradisi labuhan ini tidak bisa untuk dihilangkan, karna tradisi ini wajib dilakukan sebagai peninggalan dari cikal bakal tradisi ini mas, kita takut nanti kalo tradisi ini dihilangkan itu terjadi sesuatu mas, kita juga pihak dari pemerintah membantulah dalam pelaksanaan tradisi ini, kita juga ikut berpartisipasi seperti menyukseskan tradisi ini, menyediakan acara-acara yang berkaitan dengan budaya jawa, seperti ada reog, pameran barang-barang seperti keris dan macam-macam mas”
Bapak Misdi selaku kepala desa kedungsalam beliau mendukung adanya tradisi labuhan ini ada di desa kedungsalam, karena menurut beliau tradisi ini merupakan warisan leluhur yang ditinggalkan untuk kita dan harus kita laksanakan secara terus menerus, dan misdi juga mengatakan bahwa tradisi ini tidak bisa untuk tidak dilaksanakan.

.jpg)
Komentar
Posting Komentar